Tampilkan postingan dengan label part of my life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label part of my life. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Juli 2012

Rekam Jejak 21 Tahun


Ternyata sudah lama aku hidup, 21 tahun.
Bukan waktu yang singkat. Bukan pula perjalanan yang mudah
Banyak pelajaran dan banyak pula air mata mengiringinya,
Air mata bahagia maupun air mata kesedihan.
It so compliting my day
Now, i am 21st years old...
Umur yang tidak bisa dikatakan ABG lagi.
Umur yang bisa dikatakan menuntut perubahan untuk lebih dewasa...
Dewasa dalam pemikiran
Dewasa dalam bertindak
Dewasa dalam menyikapi masalah
Dewasa dalam segala hal tentunya
Setiap manusia tentu punya tujuan atau ukuran kesuksesan bagi dirinya sendiri
Sudah kah aku mencapainya?
Berkali pikiran itu terbesit dibenakku.
Tujuan hidup ini yang sebenarnya apa?
Apa sekedar untuk memperkaya diri? mendapat kebahagiaan? atau mendapat penghargaan dan pengakuan dari orang lain?
Bukan...bukan itu yang membuatku merasa hidup.
Hidupku akan terasa hidup kalau aku sudah bisa bermanfaat bagi lingkungan sekitarku.
Bahagia memang sederhana, seperti melihat orang lain tersenyum dengan bantuan kita. It so simple.. J
Dan...itupun membuatku bahagia J
Sudahkah aku bermanfaat untuk orang disekitarku?
Belum tentunya...
Tuhan...Jika doaku hari ini di Ijabah, aku ingin menjadi Pengajar Muda mengikuti Program Indonesia Mengajar milik Pak Anis Bawasdean..
Mengajar Ke Pelosok sepertinya menantang...
Yeah...i like adventure, its my passion.
Dapat bermanfaat bagi lingkungan dan tentunya cita-cita berkunjung ke pelosok  Indonesia demi menikmati pemandangan alam yang amazing dapat terwujud pula.
Ya sekali jalan, dua pulau terlampaui. Atau sambil menyelam minum air-lah J
Itu hanya satu dari sekian banyak hal yang ingin aku wujudkan.
Membahagiakan orang Tua.....
Yah...itu tujuan utama ku hidup, bukankah membahagiakan orang tua juga termasuk ibadah?
Its true..selama 21 tahun ini belum ada hal yang bisa aku lakukan untuk membanggakan orang tua....meskipun sampai kapanpun jasa orang tua tak akan pernah terbalas...
Tapi aku berusaha membuat orang tua tersenyum bangga padaku.
Sekarang aku masih berusaha...berusaha mencapainya.
Hal terdekat yang ingin aku capai yakni lulus kuliah...
Tuhan....
Boleh aku meminta lagi?
Berkahi Kuliah dan setiap ilmu yang kudapat agar bisa bermanfaat bagi lingkungan sekitarku...Ijinkan Februari 2013 nanti saya yudisium....

Tuhan...maaf kalo aku terlalu banyak meminta...
Kepada siapa lagi aku meminta dan berharap selain pada Mu?
Kepada siapa lagi aku Bergantung kalo bukan pada Mu?
Engkau satu satunya yang tidak pernah mengecewakanku.

Tuhan terima kasih, untuk semua nikmat ini
Tak pernah kusesali berada di dunia ini....
Maaf, aku manusia yang tak pandai bersyukur.
Hidupku lebih dari cukup...
Dengan keluarga yang sempurna dan selalu menyayangi serta mensuportku.Dengan kekasih yang selalu mengajarkan rasa syukur dan menjadi wanita yang indpendentDengan Sahabat-sahabat yang selalu mensuport melalui motivasi maupun kritkannya.
Nikmat mana lagi yang aku dustakan? :’)
Terima Kasih Allah untuk 21 tahun ini, 21 tahun yang sangat berarti...

Sidoarjo, 25 Juli 2012

Sabtu, 14 Januari 2012

Romance Story ala Ababil :p



Waktu SD Naila pernah punya cinta monyet, dengan kakak kelasnya...tapi berbeda sekolah waktu itu, dia kenal di TPQ (Taman Pendidikan Al-Quran) yang kebetulan cowok itu adalah anak dari temen ayahnya. Sebut saja namanya izza. Rumah eyangnya Nila dan Izza juga deket banget, jadi kalo pas lagi main di rumah eyang pasti dijodoh jodohin gitu. Bahkan cinta monyet ini sempat terkenal dikeluarganya maupun keluargaku (khusunya eyangku). Bahkan terkadang sampe sekarangpun masih ada aja teman yang ngungkit padahal kami gak pernah pacaran Cuma sebatas naksir (maklum...seleb desa...wkwkkwk). Tapi namanya juga masih kecil dulu malu malu kucing gitu kalo lagi ketemu apalagi kalo keluarga pada coment.hahahha. tapi akhirnya kita lost contact semenjak bertambah dewasanya kami. Terakhir aku dengar kabar dia sudah menikah :D
Beranjak dari cinta monyet ke pacar pertama...prinsip Naila dulu, dia baru mau pacaran waktu SMA, bagitu SMA kelas satu, eh langsung aja ada cowok yang suka dia. Sebut saja Adyaksa, dulu kita satu ekskul, eksul pramuka tepatnya. Waktu ada acara kesakaan wanabhakti dia ngeliatin aku mulu, sampe akhirnya dia kepergok ngeliatin Naila terus. Semenjak itu kedekatan mulai terjalin dan akhirnya kita pacaran selama 1,5 bulan dan putus dengan alasan konyol bin tega sekali. Dengan seenaknya dan blak blakan sekali aku bilang kalo benernya aku gak sayang dia dan Naila minta putus gitu aja. Hingga akhirnya Adyaksa gak mau kenal Naila lagi, tapi suatu saat temen sebangku naksir Adyaksa dan Aku menjadi cupid nya...eh jadian deh mereka...akhirnya Adyaksa gak marah lagi. Mantan yang baik kan Naila :))
Setelah Putus dari Adyaksa, Naila menjalin cinta lagi. Kali ini harus LDR, karena cowok itu adalah musuhnya dari TK sampe SD Yang kemudian Sahabatan dan semenjak sahabatan sampe 3 tahun dia PDKT, namun baru pacaran saat Naila SMA, dan tragisnya Cuma bisa bertahan sampe 3 bulan saja. Dia bernama Zuhri. Alasan putusnya juga klasik banget.... Naila Jenuh. Merasa cocok jadi sahabat. Namun begitu putus hubungan Naila dan Zuhri baik baik saja, malah sampe sekarang kita  masih sahabatan :))
Pacar Ke-tiga...ya ini lah pacar paling gak penting. Jadian karena iseng dan bertahan seminggu aja. Dan putus gitu aja. Benar benar lost contact sama yang satu ini.
Dan ini cinta pertama sekaligus pacar terakhirku waktu SMA. Laki lakipertama yang mengajarkan sakitnya patah hati ketika diputusin ini sebut saja khaitam. Ramadhan selama SMA meninggalkan kenanganku dengan dia.

This Is Me



Naila bernama lengkap Nailatul Husna. Wanita yang lahir 20 Tahun yang lalu ketika shubuh pada Kamis wage, 25 Juli 1991 di Balai Pengobatan Mabarrot, maklum didesanya gak ada rumah sakit. Adanya balai pengobatan :D
Nama itu pemberian dari salah seorang kiayi yang kebetulan tetangga kedua orang tuanya. Filosofi nama diambil dari bahasa arab yang artinya “Memperoleh Kebaikan”. Beruhubung Naila ini anak terakhir mungkin orang tuanya berharap dengan kehadiran putri kecil yang terakhir ini mampu memberikan kebaikan buat masyarakat pada umumnya dan keluarga pada khususnya. Aamiin J
Dirumah Nailatul Husna biasa dipanggil Nila, sama teman temannya dipanggil Naila, ada juga yang manggil Nene. Whateverlah mau panggil apa aja, asal gak dipanggil Tuhan (belum siap) :D
Nila kecil tumbuh dikeluarga yang alhamdulillah cukup dan dengan latar belakang keluarga yang cukup punya nama di desanya. Anak terakhir dari lima bersaudara ini manja kalo sama kakak kakaknya, apalagi sama ibunya. Tapi cukup tangguh ketika harus hidup diperantauan. Keras kepala, ambisius terhadap apa yg menjadi tujuannya, perfectionis terhadap pekerjaannya, perasa dan cukup cerewet :D

Sabtu, 31 Desember 2011

The Best Father


Bapak....ya begitulah biasanya aku memanggilnya
Pria berkulit hitam dan berwatak keras, namun sangat bijak sekali.
Apapun yang tidak sesuai dengan prinsipnya pasti beliau tidak akan melakukannya.
Selalu tegas dalam hal apapun. Termasuk kalo anaknya sendiri yang salah.
Dibalik kegarangannya....
Bapak pria yang sangat penyayang,
Tidak akan tega kalo lihat anak susah.
Apapun yang dipunya pasti akan diberikan buat anak.....
Meskipun ada nada tinggi apabila anaknya bandel.
Tapi beliau tetap mengusahakan apa mau anaknya :’)
Ketika anaknya bersalah, pasti lagsung dimarahi saat itu juga, nada keras sudah biasa terdengar.
Tapi bagaimanapun beliau orang tua yang sayang anaknya, se nakal apapun anaknya, pasti beliau gak akan tega ketika melihat anaknya susah....
Apapun yang mampu beliau berikan pasti akan diberikan. Meski mengesampingkan keinginannya :’)
Baginya harga diri itu tidak bisa dibeli dengan apapun.


My Idol = My Hero


Dia yang tak pernah mengeluh....
Dia yang tak pernah bersedih
Dia yang selalu tegar......
Dia wanita terhebat yang pernah aku kenal
She is my idol
She is my hero
She is my mommy :’)


Selalu ada saat aku sakit....
Jatuh.....
Sedih......
Terpuruk.......
bahkan saat semua menjauhiku.





Wonderful  Mommy
Oke, mungkin sampe kapanpun ibu gak akan perna baca blog ini....aku hanya ingin mengekspresikan betapa hebatnya beliau :))
Dia wanita yang sederhana.....
Berbeda dengan ibu ibu temanku yang suka nyalon, belanja, yah everything yang dilakukan ibu ibu gaul lainnya. Ibu ku sangat sederhana....tampil apa adanya.....memakai apa yang ada, yang penting anak anaknya dahulu yang tercukupi :’)
Dia begitu polos...........
Beliau bukan ibu ibu modern, bukan juga ibu ibu klasik. Beliau ibu ibu pertengahan .hehe. Banyak hal yang suka bikin aku ketawa kalo melihat kepolosan ibuku, misalnya kalo beliau minta diajarin mengoperasikan laptop, kalo niruin kata kata yang berbahasa inggris pasti jadinya lucu.  :D
Sangat Sabar dan bijak......
Ibu tak pernah membentak, apapun kesalahan anaknya, selalu dihadapinya dengan sabar. Ya, beliau sudah terbiasa menghadapi anak kecil karena beliau seorang guru TK. Meskipun kadang kadang juga suka cerewet banget, maklumlah faktor usia yang udah lanjut........